Sesuatu yang sempat terpublish

Beberapa minggu ini saya dan kawan sibuk untuk mencari kesempatan dalam menguji coba kemampuan dalam berbagai kesempatan. salah satunya adalah dalam mengikuti berbagai lomba, seperti orang kebanyakan, euforia di awal selalu terjadi, namun diakhirnya berbuah sebuah kelupaan. Seperti tulisan yang akan saya bagikan ini, merupakan sebuah ketik-ketik dikala waktu luang, namun akhirnya tidak jadi diikut sertakan dalam perlombaan. walaupun gak jadi diikutsertakan dalam lomba, yah seenggaknya tulisan ini bisa bermanfaat dan jadi bahan pengisi waktu luang bagi orang-orang yang berminat 🙂 yuhu

“PERAN PENDIDIKAN MENUJU INDONESIA SIAP MEA 2015”

 

Indonesia merupakan Negara yang memiliki jumlah penduduk dengan usia produktif atau bisa disebut dengan penduduk usia pelajar dan pekerja yang lebih dominan dari pada penduduk dengan  rentang usia lainnya. Hal ini tentunya merupakan suatu nilai positif bagi suatu Negara khususnya bagi Indonesia yang merupakan salah satu Negara berkembang. Banyaknya jumlah penduduk dengan rentang usia produktif yaitu dari umur 15 tahun sampai umur 64 tahun akan  membawa pengaruh yang cukup signifikan dan membawa dampak yang baik bagi perkembangan Indonesia menjadi suatu Negara yang maju.

Usia produktif dengan rentang umur 15 tahun sampai umur 64 tahun tentunya membutuhkan suatu pembelajaran serta didikan yang tepat agar dapat terarah dalam membantu pembangunan Negara Indonesia menjadi suatu Negara yang maju. Pendidikan dan pembelajaran yang dimaksud disini adalah pendidikan dan pembelajaran  pada  suatu institusi yang resmi yang berada dibawah pemerintahan Negara dan juga pembelajaran yang bersifat tidak resmi namun masih berada dibawah pemerintahan. Pembelajaran disekolah maupun dikampus dapat dimanfaatkan serta dikembangkan sesuai dengan kebutuhan tersebut. Hal yang perlu ditekankan dalam mengadakan pendidikan dan pembelajaran pada masa kini adalah diperlukannya pemahaman mengenai suatu konsep yang matang serta penguasaan konsep secara mendetail. Karena pada dasarnya, suatu ilmu yang dipelajari haruslah dari konsep yang dibawa terlebih dahulu. Sehingga untuk pengimplementasian atau pelaksanaan ilmu itu akan terasa lebih mudah . Ketika para pelajar baik itu disekolah menengah maupun pada tataran perkuliahan telah memahami konsep serta manfaat yang didapat dari ilmu yang dipelajari, maka akan terbentuk suatu individu yang ingin mengaktualisasikan dirinya berdasarkan karya yang akan dihasilkannya, sehingga setiap karya yang ada memiliki cirri khas yang unik dari masing-masing individu penduduk Indonesia.

Isu mengenai MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) merupakan suatu hal yang tidak dapat dipandang sebelah mata. MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) merupakan suatu interaksi dan hubungan yang akan mempertemukan individu setiap penduduk di Indonesia dengan individu dari penduduk di Negara-negara di ASEAN. Hal ini tentunya diikuti dengan bertemunya berbagai kepentingan dan juga peluang baik itu di bidang bisnis dan usaha serta di bidang pendidikan dan kebudayaan untuk dapat saling menguntungkan dan diuntungkan dengan adanya hubungan serta interaksi ini. Indonesia tentunya harus mempersiapkan setiap individu dari penduduk Indonesia khususnya yang berada pada rentan usia kerja dan sekolah untuk dapat bertahan dan maju dalam interaksi ini.

Sebuah hubungan akan baik ketika dipersiapkan dengan baik dalam menjalinnya. MEA akan sangat menguntungkan Indonesia khususnya setiap individu dari penduduk Indonesia yang memiliki keberanian dan juga kemauan untuk menuntut ilmu. Ilmu yang dimaksud disini tidak hanya ilmu yang ada pada lembaga resmi seperti sekolah dan juga kampus. Ilmu yang dimaksud adalah ilmu yang dapat mengimplementasikan kemampuan dari masing-masing individu tersebut sesuai dengan keinginan, minat, serta ilmu yang dimiliki dari masing-masing individu. Sebagai contoh, bila ada seseorang yang keahliannya membuat kue getuk serta kue tradisional Indonesia lainnya, maka ilmu yang dapat diajarkan pada orang tersebut adalah ilmu dalam pemasaran serta mutu dari produk yang dijual. Dengan sedikit peran dari pemerintah yang menyentuh kalangan masyarakat menengah ke bawah, maka MEA ini dapat dimanfaatkan sebagai ajang dari aktualisasi diri rakyat Indonesia di kawasan ASEAN.

Pemerintah dapat juga memanfaatkan kegiatan belajar mengajar dalam bangku sekolah dan perkuliahan untuk memepersiapkan lulusan yang dapat berjuang dan bertahan dalam menghadapi persaingan yang ada. Dalam kegiatan belajar dan mengajar yang ada di insitusi resmi pemerintah, siswa dapat dibuat lebih fokus untuk menguasai suatu keahlian sehingga dapat lebih diasah lebih jauh kemampuan serta minat siswa secara lebih dini. Selain itu, pelajaran bahasa khususnya bahasa inggris juga menjadi suatu yang sangat penting, mengingat MEA merupakan ajang berinteraksinya masyarakat-masyarakat dikawasan Asia Tenggara yang memiliki bahasa yang berbeda-beda disetiap Negara. Bahasa inggris yang dipelajari dapat membantu serta mempermudah komunikasi antar masyarakat dari Negara Indonesia dengan masyarakat Negara Asia Tenggara lainnya.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s