T-a-k-ut

​Takut

.

Dalam hal ini sepertinya rasa takut itu seakan muncul dengan sendiri, hadir tanpa diminta, mencari celah dari rasa tenang yang bersemayam

.

Takut

.

Terkadang kita tidak menyadari bahwa suatu hal itu begitu menakutkan hingga kita berada pada lingkungan yang memberikan pemahaman bahwa itu menakutkan

.

Menurutku, takut merupakan suatu hal yang umum, wajar, semua orang pasti pernah mengalaminya, yah bahkan orang terkuat dan terhebat sekalipun pasti pernah merasakan rasa takut

.

Takut

.

Dapat berbentuk apapun, dan dapat terjadi kapanpun dan dimanapun, ketika si penderita telah memiliki pemahaman serta definisi takut menurut dirinya sendiri

.

Takut

.

Tak melulu tentang hubungan antara dua manusia, bisa jadi ia berupa hubungan antara manusia dengan dirinya sendiri, hubungan antara manusia dengan sang pencipta, hubungan manusia dengan makhluk hidup lainnya, atau yang lebih ekstrim adalah hubungan antara manusia dengan benda atau bahkan suatu hal yang tidak memiliki dimensi atau bisa kita sebut dengan pemikiran

.

Dalam kondisi ini, rasa itu begitu saja menjumpai, seakan menyapa dari kejauhan. Ya, rasa takut itu muncul bersama dengan setiap cerita yang datang, tentang bagaimana kesetian tidak bersambut dengan penghargaan, tentang pengabdian tidak bersambut dengan pengayoman, tentang belajar bagaimana ikhlas, dengan peng-ikhlasan yang hakiki

.

Dan nampaknya takut itu akan bertahan lama, sangat, hingga akhirnya rasa itu memudar dan tergantikan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s